Kadisdikbud Lampung Kawal Langsung 79 Siswa SMA Siger, Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, turun langsung mengawal proses pemindahan 79 siswa SMA Siger ke sekolah baru. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan hak pendidikan akibat persoalan administrasi sekolah.

Pada Senin (8/6/2026), Thomas mendatangi sejumlah sekolah swasta di Bandar Lampung guna memastikan para siswa eks SMA Siger dapat mengikuti ujian dan melanjutkan kegiatan belajar mengajar tanpa kendala.

Langkah cepat tersebut dilakukan setelah SMA Siger tidak lagi dapat beroperasi karena terkendala perizinan. Disdikbud Lampung bergerak cepat agar para siswa tetap mendapatkan layanan pendidikan dan tidak mengalami putus sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini saya antar siswa SMA Siger ke sekolah tujuan. Ada enam sekolah yang melaksanakan ujian. Ada 79 siswa yang sudah berada di dalam kelas mengikuti ujian di enam sekolah tersebut. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” kata Thomas Amirico.

Baca Juga:  Banyak Kepala Sekolah Berstatus Plt, Disdikbud Lampung Janji Percepat Pengangkatan Definitif

Sebanyak 79 siswa SMA Siger ditempatkan di enam sekolah swasta yang lokasinya disesuaikan dengan tempat tinggal masing-masing siswa. Kebijakan ini bertujuan memudahkan akses pendidikan sekaligus mengurangi beban transportasi bagi siswa dan orang tua.

Adapun rincian penempatan siswa sebagai berikut: 28 siswa di SMA Arjuna, 20 siswa di SMA Bina Mulya, 21 siswa di SMA Islamiyah, 7 siswa di SMA Assafina, 1 siswa di SMA Pangudi Luhur, 2 siswa di SMA Budaya.

Thomas menjelaskan bahwa pemilihan sekolah dilakukan berdasarkan faktor kedekatan lokasi tempat tinggal siswa.

“Alasan dipilihnya enam sekolah swasta ini karena berdekatan dengan rumah siswa-siswa Siger tersebut, supaya memudahkan mereka dari segi jarak,” ujarnya.

Baca Juga:  Arinal Djunaidi Diperiksa Kejati dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana PI PT LEB Rp 271 Miliar

Selain memastikan siswa memperoleh sekolah baru, Disdikbud Lampung juga menjamin kebutuhan pendidikan mereka tetap terpenuhi. Pemerintah Provinsi Lampung bahkan telah menyiapkan dukungan pembiayaan agar perpindahan sekolah tidak menjadi beban tambahan bagi orang tua.

“Kalau masalah biaya jangan sampai menjadi beban bagi orang tua dan siswa. Kita akan bantu semaksimal mungkin. Yang penting tugas mereka hanyalah belajar,” tegas Thomas.

Pada hari pertama menempati sekolah baru, para siswa langsung mengikuti ujian yang berfungsi sebagai tes masuk sekaligus ujian kenaikan kelas. Hasil pemantauan menunjukkan seluruh proses berjalan lancar dan para siswa tetap memiliki semangat belajar yang tinggi.

“Hari ini mereka mengikuti ujian untuk kenaikan kelas. Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Mereka tampak semangat belajar dan semangat mengerjakan tes,” katanya.

Baca Juga:  Polsek Panjang Juara Terbaik Patroli QR Janji Jaga

Thomas Amirico mengungkapkan bahwa perhatian terhadap siswa eks SMA Siger merupakan arahan langsung dari Gubernur Lampung, yaitu Rahmat Mirzani Djausal. Pemerintah daerah berkomitmen mengawal para siswa hingga menyelesaikan pendidikan menengah atas.

“Oleh karena itu, kita berikan dukungan. Bapak Gubernur juga memberikan atensi bahwa mereka ini harus ditargetkan secara penuh untuk tetap melanjutkan sekolah dan tamat di enam sekolah yang sudah kita tunjuk tersebut,” ujarnya.

Langkah cepat yang dilakukan Disdikbud Lampung menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi hak pendidikan masyarakat. Di tengah polemik yang menimpa SMA Siger, pemerintah memastikan 79 siswa tetap berada di bangku sekolah dan dapat melanjutkan pendidikan demi meraih cita-cita mereka.

Berita Terkait

Sekda Marindo Buka Kejurda Padel Lampung 2026
Jamal: Perbedaan Pandangan Jangan Berujung Serangan Pribadi
Kawasan Industri Pangan Jadi Harapan Baru Lampung
Aspirasi Diabaikan, Gerbang Kejati Lampung Digembok Mahasiswa
Akun Palsu Catut Nama Sekda Lampung
AMPL Desak Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah
Oknum Pegawai BKPSDM Tanggamus Diduga Tipu PNS Janjikan Jabatan Kepsek
Literasi Keuangan Jadi Kunci Hadapi Era Digital
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sekda Marindo Buka Kejurda Padel Lampung 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:34 WIB

Jamal: Perbedaan Pandangan Jangan Berujung Serangan Pribadi

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:33 WIB

Kawasan Industri Pangan Jadi Harapan Baru Lampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:37 WIB

Aspirasi Diabaikan, Gerbang Kejati Lampung Digembok Mahasiswa

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:38 WIB

Akun Palsu Catut Nama Sekda Lampung

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:26 WIB

Oknum Pegawai BKPSDM Tanggamus Diduga Tipu PNS Janjikan Jabatan Kepsek

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:03 WIB

Literasi Keuangan Jadi Kunci Hadapi Era Digital

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:57 WIB

Sikap Firdaus BPBD Lampung Dinilai “Bak Sudah Kebal Hukum

Berita Terbaru

Berita

Sekda Marindo Buka Kejurda Padel Lampung 2026

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:31 WIB

Berita

Kawasan Industri Pangan Jadi Harapan Baru Lampung

Jumat, 24 Jul 2026 - 15:33 WIB

Bandar Lampung

Aspirasi Diabaikan, Gerbang Kejati Lampung Digembok Mahasiswa

Kamis, 23 Jul 2026 - 16:37 WIB

Berita

Akun Palsu Catut Nama Sekda Lampung

Rabu, 22 Jul 2026 - 22:38 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x