Gradasi Soroti Lemahnya Pengawasan Proyek Miliaran Rupiah Satker BPJN Lampung

Jumat, 28 November 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKARPOST.COM – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung kembali mendapat sorotan tajam. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GRADASI) melancarkan aksi demonstrasi di depan kantor BPJN Lampung, mempertanyakan lemahnya pengawasan Satker BPJN Wilayah I dan II Provinsi Lampung terhadap sejumlah proyek infrastruktur jalan dengan nilai fantastis.

Wahyu Hidayat, Koordinator Aksi GRADASI, menyoroti dugaan minimnya kontrol terhadap puluhan paket pekerjaan yang tersebar di Wilayah I dan II dengan total nilai mencapai ratusan miliar rupiah. “Kami menduga kuat ada kelalaian pengawasan yang sistematis di BPJN Lampung. Bagaimana mungkin proyek-proyek bernilai miliaran rupiah ini berjalan tanpa kontrol yang memadai?” tegas Wahyu saat orasi di depan kantor BPJN, Kamis (27/11/2025).

Data yang dihimpun GRADASI menunjukkan, BPJN Wilayah I menangani sedikitnya 15 paket pekerjaan dengan nilai total mencapai Rp177 miliar. Proyek terbesar ditangani PT Reksa Jaya Indah untuk rekonstruksi jalan Gedong Aji Baru – Rawajitu senilai Rp68,6 miliar, ditambah dua paket lanjutan senilai Rp2,6 miliar dan Rp2,4 miliar.

Baca Juga:  Ciptakan Rasa Aman Selama Libur Panjang Sekolah, Polres Lampung Tengah Gelar Apel Siaga dan Patroli KRYD

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, BPJN Wilayah II diduga mengawasi 12 paket pekerjaan senilai sekitar Rp151 miliar. Kontrak terbesar jatuh ke PT Tri Citra Perdana untuk preservasi jalan BTS Prov. Sumsel – SP Empat Tahap I senilai Rp64,6 miliar.

Yang mencuri perhatian, adanya fragmentasi paket di ruas jalan yang sama dengan nilai berbeda-beda oleh satu kontraktor. PT Mayang Sari Prima misalnya, menangani tiga paket di ruas Terbanggi Besar – Tegineneng dengan nilai Rp30,6 miliar, kemudian Rp2,7 miliar. Pola serupa terlihat pada CV Putra Inti Pratama dan PT Suci Karya Badinusa.

Baca Juga:  Danrem 043/Gatam Pimpin Sidang Pantukhirda Catar Akademi TNI TA 2025

“Mengapa satu ruas jalan dikerjakan berkali-kali oleh kontraktor yang sama? Apakah ini indikasi pekerjaan tidak tuntas atau ada modus lain? BPJN wajib memberikan penjelasan,” desak Wahyu.

GRADASI juga mempertanyakan mekanisme addendum atau perubahan kontrak yang kerap terjadi di sejumlah paket. “Kami mencurigai ada praktik mark up atau penggelembungan anggaran yang lolos dari pengawasan. Sedangkan dugaan kuat terjadi penurunan kualitas dan volume material dilapangan, Ini uang rakyat yang dipertaruhkan,” imbuhnya.

Gradasi menduga lemahnya pengawasan ini dilakukan dengan sengaja karena terdapat kerjasama tidak sehat yang dilakukan oleh Satker BPJN Lampung dengan kontraktor pemenang paket, sehingga proses koruptip yang terjadi bisa dengan mulus berjalan.

Baca Juga:  Peringati HUT ke-24, RS Urip Sumoharjo Resmikan Instalasi Terapi Nuklir

“Jika proses pengawasan ini dilakukan dengan sistem yang maksimal maka tidak mungkin ruas-ruas jalan di Lampung ini rusak hanya dalam jangka waktu singkat setelah proyek rekonstruksi dan preservasi selesai dilakukan, siapa yang tidak akan curiga bahwa terjadi kerjasama jahat dalam proyek-proyek ini,” Ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak BPJN Lampung belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan tersebut.

Gradasi mengancam akan lakukan aksi lanjutan jika temuan ini tidak ada klarifikasi yang di publis ke publik dan tidak ada sangsi tegas kepada oknum-oknum yang terbukti merugikan rakyat dari proyek-proyek ini. (red)

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan Anggaran Capai Puluhan Miliar di BPKAD Lampung Selatan
BBWS Mesuji Sekampung Tangani Gulma di Daerah Irigasi Way Rarem
Kapolres Lampung Selatan Terima Penghargaan “Baik” dari Ombudsman RI
Polres Tabalong Tegaskan RS (23) Tewas Akibat Senjata Tajam
Dua Proyek PSDA Lampung Jadi Sorotan GPN
Diduga Langgar Prosedur Penerbitan SKCK, Polres Lampung Dipersoalkan LSM LAKI
Penemuan Mayat Wajah Dilakban di Bandar Lampung
Kapolsek Katibung Pimpin Langsung Patroli Malam dan Sambangi Warga
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:55 WIB

Dugaan Penyelewengan Anggaran Capai Puluhan Miliar di BPKAD Lampung Selatan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:37 WIB

BBWS Mesuji Sekampung Tangani Gulma di Daerah Irigasi Way Rarem

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:06 WIB

Kapolres Lampung Selatan Terima Penghargaan “Baik” dari Ombudsman RI

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:38 WIB

GRADASI Siap Laporkan Dugaan Korupsi BPTD Lampung ke Kejati dan BPKP

Senin, 9 Februari 2026 - 19:51 WIB

Polres Tabalong Tegaskan RS (23) Tewas Akibat Senjata Tajam

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:41 WIB

Diduga Langgar Prosedur Penerbitan SKCK, Polres Lampung Dipersoalkan LSM LAKI

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:14 WIB

Penemuan Mayat Wajah Dilakban di Bandar Lampung

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:05 WIB

Kapolsek Katibung Pimpin Langsung Patroli Malam dan Sambangi Warga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x