Lonjakan Aset Tak Wajar? LHKPN Sekda Pesawaran Disorot

Senin, 6 April 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN – LSM Pemantau Anggaran dan Aset Rakyat (PAGAR) Provinsi Lampung menyoroti tajam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Saudara Wildan. Berdasarkan data yang dihimpun dari e-LHKPN KPK, terjadi lonjakan harta kekayaan yang dinilai tidak wajar dan berpotensi menyembunyikan aliran dana tidak sah.

Dalam perbandingan laporan periodik tahun 2024 (disampaikan 3 Maret 2025) dengan tahun 2023, total harta kekayaan Sekda Pesawaran melonjak drastis dari Rp7,28 miliar menjadi Rp8,35 miliar per 31 Desember 2024. Artinya, terjadi kenaikan mencapai Rp1,068 miliar atau 14,66% hanya dalam kurun waktu satu tahun.

Direktur LSM PAGAR Lampung, Adi, menyatakan bahwa kenaikan signifikan ini patut diduga kuat sebagai bentuk ketidakwajaran, terutama karena bersumber dari pos “Kas dan Setara Kas”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Lonjakan Kas yang Mencolok (Rp1 Miliar)

Baca Juga:  Prosesi Pelepasan Purnabakti Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung

Penyumbang terbesar kenaikan harta bukan berasal dari aset produktif seperti tanah atau kendaraan, melainkan dari Kas dan Setara Kas yang naik sebesar Rp1.001.975.146 (34,42%). Dari angka Rp2,91 miliar di 2023, menjadi Rp3,91 miliar di 2024.

“Ini sangat anomali. Sebagai Sekda, gaji dan tunjangannya sudah diatur. Tidak lazim jika uang tunai/ kas seseorang naik lebih dari Rp1 Miliar dalam setahun tanpa ada sumber hukum yang jelas. Ini seperti ada aliran dana yang ‘dimatikan’ di rekening pribadi,” tegas Adi dalam rilisnya, Senin (6/4/2025).

2. Penurunan Aset Transportasi Namun Ada Penggantian Model Baru?

Meski nilai alat transportasi turun 10% (Rp74,9 juta) karena depresiasi, publik patut bertanya: Apakah mobil Mitsubishi Pajero Sport 2016 dan Honda CR-V 2019 yang dilaporkan masih benar-benar dikuasai? Atau ada indikasi penghilangan aset agar nilai total tidak terlalu tinggi?

Baca Juga:  Jaga Kondusifitas dan Kerukunan, Pemprov Lampung Gelar Doa Bersama Lintas Agama

3. Dugaan Penyembunyian Harta Lainnya (Hilang Rp38 Juta)

Pada kolom Harta Lainnya, tercatat penurunan 100% dari Rp38.487.160 menjadi Rp0. LSM PAGAR menduga ini adalah bentuk rekayasa pelaporan agar fokus publik hanya pada tanah dan kas.

“Ini modus klasik. Harta lain-lain dihilangkan, kas dinaikkan. Pertanyaannya, darimana asal uang Rp3,9 miliar itu? Apakah ada kaitan dengan proyek-proyek strategis di Kabupaten Pesawaran yang belakangan ramai diperbincangkan?” ujar Adi.

LSM PAGAR tidak berhenti pada sorotan publik. Adi mengumumkan tiga langkah konkret:

Surat Resmi ke Sekda Pesawaran: Meminta klarifikasi tertulis mengenai sumber kenaikan Rp1 Miliar pada pos kas, serta bukti pendukung laporan LHKPN 2024.

Laporan ke KPK: Mengirimkan temuan ini ke Direktorat LHKPN KPK untuk dilakukan verifikasi lapangan dan audit kepatuhan.

Baca Juga:  KIM Bandar Lampung Buka Suara Soal Tuduhan Penahanan Ijazah dan Isu BPOM-Halal

Tembusan ke PPATK: Meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana mencurigakan pada rekening Sekda Pesawaran dan keluarganya sepanjang tahun 2024.

Adi, juga mengaitkan sorotan ini dengan sejumlah kasus hukum yang sedang bergulir di Kabupaten Pesawaran (meski tanpa menyebut detail perkara).

“Masyarakat Pesawaran sedang resah dengan beberapa kasus penyelewengan aset dan anggaran. LHKPN Sekda yang naik tidak wajar ini adalah puzzle yang hilang. Kami curiga ini ada hubungannya dengan pos-pos anggaran fiktif atau pungutan liar di lingkungan Pemkab Pesawaran.”

LSM PAGAR meminta masyarakat Lampung, khususnya Pesawaran, untuk mengawal kasus ini. Mereka berjanji akan membuka seluruh dokumen pendukung ke publik jika Sekda Pesawaran tidak memberikan klarifikasi dalam 1×24 jam.

Berita Terkait

LSM PAGAR Lampung Soroti Pengelolaan Anggaran Sekretariat Daerah Kabupaten Pesawaran Tahun 2025
Parkiran RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung Terendam Banjir
Pemprov Lampung Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Tim Verifikasi Lapangan KONI Pusat
Dugaan Korupsi Disdik Pesawaran 2021–2025 Dilaporkan ke Kejari
Ketua SMSI Lampung Ajak Media Online Jaga Integritas dan Konsistensi Pemberitaan
Rotasi Jabatan Pemprov Lampung, Sekda Tekankan Kinerja Nyata dan Inovasi
Inu Kertapati Dilantik sebagai Kepala BPMP Provinsi Lampung
GPN Lampung Soroti LHKPN Kadis Perindag Lampung Utara, Utang Naik 110 Persen
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:29 WIB

LSM PAGAR Lampung Soroti Pengelolaan Anggaran Sekretariat Daerah Kabupaten Pesawaran Tahun 2025

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WIB

Parkiran RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung Terendam Banjir

Kamis, 9 April 2026 - 22:57 WIB

Pemprov Lampung Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Tim Verifikasi Lapangan KONI Pusat

Kamis, 9 April 2026 - 22:25 WIB

Dugaan Korupsi Disdik Pesawaran 2021–2025 Dilaporkan ke Kejari

Kamis, 9 April 2026 - 14:47 WIB

Rotasi Jabatan Pemprov Lampung, Sekda Tekankan Kinerja Nyata dan Inovasi

Kamis, 9 April 2026 - 14:31 WIB

Inu Kertapati Dilantik sebagai Kepala BPMP Provinsi Lampung

Senin, 6 April 2026 - 21:24 WIB

GPN Lampung Soroti LHKPN Kadis Perindag Lampung Utara, Utang Naik 110 Persen

Senin, 6 April 2026 - 21:07 WIB

Berbekal CCTV, Polisi Ungkap Curat Motor DPRD di Pesawaran

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Parkiran RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung Terendam Banjir

Rabu, 15 Apr 2026 - 01:10 WIB

Pringsewu

Kepala kemenag pringsewu apresiasi rapenda fasilitasi pesantren

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:18 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x