Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Dorong Hilirisasi dan Ekonomi Rakyat

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi berbasis semangat gotong royong dan kekeluargaan untuk mendukung berbagai program strategis nasional. Dalam upaya tersebut, Aparatur Sipil Negara (ASN) didorong menjadi motor penggerak perubahan melalui inovasi, pelayanan publik yang profesional, serta penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.

Ajakan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat membacakan sambutan tertulis Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, pada upacara peringatan Hari Koperasi ke-79 di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Jumat (17/7/2026).

Marindo menegaskan, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan perguruan tinggi menjadi kunci untuk memperkuat daya saing daerah di tengah dinamika ekonomi global. Menurutnya, semangat koperasi tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga instrumen strategis dalam mempercepat hilirisasi komoditas unggulan, meningkatkan produktivitas ekonomi, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Baca Juga:  Marindo Kurniawan: SAKIP Bukan Sekadar Laporan, tetapi Bukti Nyata Kinerja untuk Masyarakat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ASN diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan inovasi dan pelayanan profesional sehingga mampu memperkuat implementasi program-program pembangunan berbasis ekonomi kerakyatan,” kata Marindo.

Menghadapi berbagai tantangan global, Pemprov Lampung menilai optimalisasi seluruh potensi daerah harus menjadi prioritas pembangunan. Kolaborasi pemanfaatan teknologi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta juga terus diperkuat agar mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus memperluas peluang investasi dan lapangan kerja.

Peringatan Hari Koperasi tahun ini mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”. Tema tersebut menjadi penegasan bahwa koperasi diharapkan bertransformasi menjadi lembaga ekonomi modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berlandaskan nilai gotong royong dan kebersamaan.

Baca Juga:  BPMP Lampung Perkuat Sinergi Lintas Lembaga

Pemprov Lampung juga menaruh perhatian besar terhadap penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai ujung tombak pemberdayaan ekonomi masyarakat. Koperasi di tingkat desa dan kelurahan itu diarahkan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang mampu mempersingkat rantai distribusi, memperluas pemasaran produk lokal, sekaligus mempermudah akses layanan ekonomi dan pembiayaan bagi warga.

Selain memperkuat sektor perdagangan, koperasi juga didorong masuk ke berbagai sektor produktif yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong industrialisasi rakyat. Di antaranya pengelolaan energi dan infrastruktur seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBU-N) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), hilirisasi komoditas kelapa sawit melalui pengolahan produk bernilai tambah, hingga pengembangan ekonomi kreatif dan digital.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Targetkan Peningkatan Peringkat Nasional LPPD Tahun 2025

Melalui koperasi, generasi muda juga diharapkan memiliki ruang lebih luas untuk mengembangkan usaha di bidang industri gim, perfilman, komunitas kreatif, petani milenial, hingga perusahaan rintisan (startup).

Pemprov Lampung optimistis, perpaduan antara birokrasi yang adaptif, kebijakan yang tepat sasaran, serta modernisasi koperasi akan memperkuat fondasi ekonomi daerah. Dengan demikian, Lampung diyakini mampu membangun perekonomian yang lebih tangguh, mandiri, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi global sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Disdikbud Lampung Tindak Lanjuti Temuan BPK soal Dana BOSP
Fatihunnajah Dinilai Hindari Substansi Konfirmasi
Proyek Tanggul Way Ketibung–Way Sulan Rp23,99 Miliar Disorot
Langgar Ketentuan RKAP hingga Pembayaran Penghasilan Direksi
Bandar Lampung Expo Jadi Ruang Promosi Produk Unggulan dan Peluang Investasi
Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan Gunung Sugih
Fraksi DPRD Lampung Sepakat Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dilanjutkan
Pemprov Lampung Perkuat Strategi Percepatan Penanggulangan TBC
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:19 WIB

Disdikbud Lampung Tindak Lanjuti Temuan BPK soal Dana BOSP

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:28 WIB

Fatihunnajah Dinilai Hindari Substansi Konfirmasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:21 WIB

Proyek Tanggul Way Ketibung–Way Sulan Rp23,99 Miliar Disorot

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:44 WIB

Langgar Ketentuan RKAP hingga Pembayaran Penghasilan Direksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:13 WIB

Bandar Lampung Expo Jadi Ruang Promosi Produk Unggulan dan Peluang Investasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:28 WIB

Fraksi DPRD Lampung Sepakat Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dilanjutkan

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Strategi Percepatan Penanggulangan TBC

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:47 WIB

Jihan Dampingi Wamenperin Tinjau Calon Balai Diklat Industri

Berita Terbaru

Advetorial

Disdikbud Lampung Tindak Lanjuti Temuan BPK soal Dana BOSP

Sabtu, 18 Jul 2026 - 20:19 WIB

Berita

Fatihunnajah Dinilai Hindari Substansi Konfirmasi

Sabtu, 18 Jul 2026 - 18:28 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x