Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mengikuti kegiatan pendampingan penyusunan petunjuk teknis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar di Aston Lampung City Mall, Senin (09/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan proses penerimaan murid baru berjalan transparan, adil, dan sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.
Acara tersebut dibuka oleh Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Lampung, Dr. Khairullah, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa SPMB 2026 merupakan agenda strategis nasional di bidang pendidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pelaksanaan SPMB harus selaras dengan kebijakan pemerintah pusat guna menjamin akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat.
“SPMB tahun 2026 merupakan agenda strategis nasional yang harus dilaksanakan selaras dengan kebijakan pusat untuk menjamin akses dan pemerataan pendidikan,” ujar Khairullah.
Ia menjelaskan bahwa proses penerimaan murid baru tidak hanya sekadar kegiatan administratif. Lebih dari itu, SPMB menjadi instrumen penting dalam pemerataan kualitas pendidikan di daerah.
Karena itu, seluruh tahapan harus dipersiapkan secara matang. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi.
Selain itu, kegiatan pendampingan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemerintah daerah terhadap mekanisme dan aturan terbaru dalam penyusunan juknis SPMB.
Dengan adanya pendampingan tersebut, diharapkan pelaksanaan penerimaan murid baru pada tahun ajaran 2026/2027 dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Pemerintah Provinsi Lampung pun berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan nasional dalam meningkatkan mutu pendidikan serta memperluas akses pendidikan yang merata bagi seluruh peserta didik di daerah.






