Poros Wartawan Lampung: Dirgahayu Republik Indonesia ke-80

Minggu, 17 Agustus 2025 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Junaidi Ismail, S.H | Ketua Umum Poros Wartawan Lampung

TUJUH belas Agustus bukan sekadar tanggal dalam kalender, melainkan penanda perjalanan panjang bangsa yang lahir dari rahim perjuangan. Kini, Republik Indonesia telah berusia 80 tahun, sebuah usia yang matang, yang seharusnya semakin meneguhkan arah perjuangan kita sebagai bangsa merdeka.

Sejarah kemerdekaan bukan hadiah, melainkan hasil tetesan darah, cucuran air mata, serta doa yang mengalun dari hati para pendiri bangsa. Mereka mempertaruhkan nyawa agar merah putih bisa berkibar di bumi pertiwi. Delapan dekade kemudian, kita yang hidup dalam suasana merdeka punya kewajiban moral untuk menjaga, merawat, dan mengisi kemerdekaan itu dengan karya nyata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merdeka sejati bukan hanya bebas dari penjajahan fisik, tetapi juga merdeka dari kebodohan, kemiskinan, korupsi, dan perpecahan. Bangsa ini masih menghadapi tantangan serius yakni kesenjangan sosial yang melebar, degradasi moral, penetrasi budaya global yang mengikis jati diri, hingga praktik politik yang kerap melupakan kepentingan rakyat.

Baca Juga:  Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi Damai di DPRD Lampung

Maka, peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia harus menjadi cermin besar bagi kita semua. Apakah kita hanya merayakan dengan seremonial, atau menjadikannya momentum kebangkitan?

Indonesia tidak akan pernah berdiri tanpa persatuan. Para pejuang dahulu sadar betul bahwa keberagaman suku, bahasa, dan agama adalah kekayaan, bukan kelemahan. Sayangnya, di era digital hari ini, perbedaan sering dijadikan bahan adu domba. Media sosial kerap menjadi medan perang ujaran kebencian, hoaks, dan polarisasi.

Di titik inilah kita harus kembali pada falsafah Bhinneka Tunggal Ika. Bahwa sebesar apa pun perbedaan, kita tetap satu dalam bingkai NKRI. Persatuan adalah benteng terakhir yang menjaga kita dari kehancuran.

Baca Juga:  Sekda Marindo Tegaskan Pengawasan Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Lampung

Bangsa yang besar tidak hanya dihuni oleh orang tua yang arif, tetapi juga generasi muda yang visioner. Pemuda-pemudi Indonesia hari ini harus berani tampil sebagai motor perubahan. Jangan sampai hanya menjadi penonton di tanah air sendiri.

Di era teknologi, kreativitas dan inovasi menjadi senjata baru. Jika generasi muda mampu menguasai ilmu pengetahuan, digitalisasi, dan ekonomi kreatif, maka Indonesia bukan hanya bangsa yang besar secara jumlah penduduk, tetapi juga kuat secara kualitas.

Sebagai insan pers, kami di Poros Wartawan Lampung meyakini bahwa wartawan punya peran strategis dalam mengisi kemerdekaan. Wartawan adalah mata dan telinga bangsa, sekaligus penjaga demokrasi. Tugas wartawan bukan hanya melaporkan fakta, tetapi juga menyuarakan kebenaran dan mengedukasi publik.

Baca Juga:  Sekdaprov Marindo Tegaskan Pelayanan Publik Pemprov Lampung Harus Berkualitas dan Nyata

Di usia 80 tahun Indonesia, wartawan dituntut lebih berani, jujuur, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Sebab, bangsa yang kehilangan jurnalisme yang sehat akan mudah terseret arus disinformasi.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-80!

Mari kita jadikan momen bersejarah ini sebagai pengingat bahwa kemerdekaan adalah amanah, bukan anugerah gratis. Amanah itu hanya bisa kita jaga dengan persatuan, kerja keras, dan semangat gotong royong.

Delapan puluh tahun Indonesia merdeka harus menjadi alarm kebangsaan, kita boleh berbeda pilihan, berbeda pandangan, berbeda keyakinan, ttapi jangan pernah berbeda dalam mencintai negeri ini. Merdeka!

Berita Terkait

APBD Harus Berdampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat
Ketua SMSI Lampung Ingatkan Wartawan Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik
Marindo Kurniawan Lantik Tiga Pejabat Pemprov Lampung
Suara Rakyat Menggema di Kejati Lampung
Kepala Bappeda Lampung Selatan Beri Jawaban Normatif
Belanja Tak Terduga BPBD Kota Bandar Lampung Disorot 
Destra Yudha Soroti Temuan BPK di Diskominfo Bandar Lampung
Disdikbud Lampung Tindak Lanjuti Temuan BPK soal Dana BOSP
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 16:07 WIB

APBD Harus Berdampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:59 WIB

Ketua SMSI Lampung Ingatkan Wartawan Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik

Senin, 20 Juli 2026 - 12:44 WIB

Marindo Kurniawan Lantik Tiga Pejabat Pemprov Lampung

Senin, 20 Juli 2026 - 11:50 WIB

Suara Rakyat Menggema di Kejati Lampung

Senin, 20 Juli 2026 - 09:05 WIB

Kepala Bappeda Lampung Selatan Beri Jawaban Normatif

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:46 WIB

Destra Yudha Soroti Temuan BPK di Diskominfo Bandar Lampung

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:19 WIB

Disdikbud Lampung Tindak Lanjuti Temuan BPK soal Dana BOSP

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:28 WIB

Fatihunnajah Dinilai Hindari Substansi Konfirmasi

Berita Terbaru

Berita

APBD Harus Berdampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 20 Jul 2026 - 16:07 WIB

Berita

Marindo Kurniawan Lantik Tiga Pejabat Pemprov Lampung

Senin, 20 Jul 2026 - 12:44 WIB

Berita

Suara Rakyat Menggema di Kejati Lampung

Senin, 20 Jul 2026 - 11:50 WIB

Berita

Kepala Bappeda Lampung Selatan Beri Jawaban Normatif

Senin, 20 Jul 2026 - 09:05 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x