FORMMASI Tuntut Pemutusan Kontrak PT Brantas Abipraya di Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Front Rakyat dan Mahasiswa Madani Seluruh Indonesia (FORMMASI) memastikan akan menggelar aksi besar-besaran dengan mengepung kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan depan.

Aksi tersebut merupakan bentuk protes keras terhadap dugaan amburadulnya proyek irigasi di bawah naungan Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS MS) yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya.

FORMMASI menilai proyek tersebut bukan sekadar mengalami keterlambatan teknis, melainkan mencerminkan kegagalan serius yang berdampak langsung terhadap petani dan masyarakat kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataan resminya, FORMMASI melayangkan empat tuntutan utama kepada pemerintah:

Baca Juga:  Polsek Pesisir Utara Berikan Pengamanan Kegiatan Masyarakat Di Pasar Pekon Gedau

1. Putus Kontrak Sekarang Juga

FORMMASI mendesak Menteri PU untuk segera memutus kontrak PT Brantas Abipraya. Mereka menilai tidak ada toleransi bagi kontraktor yang dianggap mengabaikan kualitas pekerjaan demi keuntungan.

2. Audit Investigatif dan Copot Pejabat Terkait

FORMMASI meminta audit investigatif menyeluruh terhadap BBWS Mesuji Sekampung. Jika ditemukan dugaan pelanggaran atau kolusi antara oknum pejabat dan kontraktor, mereka menuntut pencopotan jabatan serta proses hukum.

3. KPK Diminta Turun Tangan

FORMMASI mendesak KPK segera memeriksa aliran dana proyek irigasi tersebut. Mereka menduga adanya indikasi penyimpangan karena proyek dinilai tidak sesuai spesifikasi namun tetap berjalan.

Baca Juga:  Berlomba "Cuci Tangan" di TNTN

4. Blacklist Perusahaan

PT Brantas Abipraya diminta dimasukkan dalam daftar hitam proyek negara sebagai efek jera dan pembelajaran bagi BUMN maupun perusahaan swasta lainnya.

Koordinator aksi, R Basuki, menegaskan bahwa proyek irigasi merupakan urat nadi pertanian. Ia menyebut kondisi lapangan menunjukkan sejumlah pekerjaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

“Uang rakyat bukan untuk mainan! Proyek irigasi ini adalah urat nadi petani, tapi di lapangan kami menemukan kebobrokan yang nyata. Jika Kementerian PU tetap diam, maka patut diduga ada permainan di balik meja. Kami akan datang dengan massa lebih besar sampai tuntutan ini dipenuhi,” tegasnya.

Baca Juga:  LSM RUBIK dan GEMBOK Aksi di Kejati Lampung

Menurutnya, lambannya respons pemerintah memicu kekecewaan publik dan berpotensi merugikan negara jika tidak segera dilakukan evaluasi menyeluruh.

Aksi massa dijadwalkan dimulai di depan Gedung Kementerian PU, kemudian dilanjutkan dengan long march menuju Gedung Merah Putih KPK.

FORMMASI mengklaim akan membawa sejumlah bukti dokumentasi lapangan terkait kondisi proyek irigasi yang dinilai bermasalah.

“Kami tidak akan mundur sejengkal pun sebelum kontrak PT Brantas Abipraya dihentikan secara permanen demi menyelamatkan sisa anggaran negara,” tutup Basuki.

Berita Terkait

Gubernur Lampung Apresiasi Program Prabowo Rp839 Miliar untuk Konservasi Way Kambas
Dugaan Pemerasan RSUDAM, Saksi Sebut Terdakwa Tak Pernah Minta Uang
Musrenbang Pesawaran 2026, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Infrastruktur hingga Puluhan Miliar
GPN Lampung Soroti Kenaikan LHKPN Kadis PSDA Budhi Darmawan Capai 37,15 Persen
Pemkab Pringsewu Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Total Anggaran Rp29,2 Miliar
Kejari Pringsewu dan BPKAD Teken MoU Perdata dan Tata Usaha Negara
Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Pringsewu 2027
LSM Amunsi Lampung Soroti Anggaran BPN Kabupaten Tanggamus Tahun 2025, Temukan Alokasi Dana Rp7,67 Miliar     
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 19:26 WIB

Pungutan uang komite tiap bulan SDN 1 fajarisuk

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Program Prabowo Rp839 Miliar untuk Konservasi Way Kambas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:49 WIB

Dugaan Pemerasan RSUDAM, Saksi Sebut Terdakwa Tak Pernah Minta Uang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:03 WIB

Musrenbang Pesawaran 2026, Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Infrastruktur hingga Puluhan Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:53 WIB

GPN Lampung Soroti Kenaikan LHKPN Kadis PSDA Budhi Darmawan Capai 37,15 Persen

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:18 WIB

Kejari Pringsewu dan BPKAD Teken MoU Perdata dan Tata Usaha Negara

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:56 WIB

Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Pringsewu 2027

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:59 WIB

LSM Amunsi Lampung Soroti Anggaran BPN Kabupaten Tanggamus Tahun 2025, Temukan Alokasi Dana Rp7,67 Miliar     

Berita Terbaru

Lampung

Pungutan uang komite tiap bulan SDN 1 fajarisuk

Senin, 16 Mar 2026 - 19:26 WIB

Bandar Lampung

Dugaan Pemerasan RSUDAM, Saksi Sebut Terdakwa Tak Pernah Minta Uang

Sabtu, 14 Mar 2026 - 15:49 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x