Pringsewu-Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu menggelar kegiatan halalbihalal dan rapat koordinasi pada Selasa, 7 April 2026, di BMJ Cafe Resto, Wonodadi, Gadingrejo.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, H. Khuzil Afwa Kahuripan, S.H.,M.H.I., didampingi Ketua DWP Kemenag Pringsewu, dr. Imelda Carolia, M.Kes.,Sp.KKLP., serta dihadiri para pejabat struktural, pengurus, dan anggota DWP kantor setempat.
Dalam sambutannya, Khuzil Afwa Kahuripan menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh peserta karena masih dalam suasana Idul Fitri 1447 Hijriah. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan di lingkungan keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, salah satunya melalui peran Dharma Wanita Persatuan sebagai sayap organisasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, keberhasilan program kerja di lingkungan Kemenag tidak terlepas dari dukungan keluarga, khususnya peran para anggota DWP. Menurutnya, kekuatan dan keselarasan dalam keluarga akan berdampak pada stabilitas kinerja organisasi.
“Jika sayapnya kuat dan sinkron, maka semuanya akan stabil, sinergi yang kita bangun hari ini bertujuan agar program-program strategis baik itu penguatan moderasi beragama, hingga Pendidikan madrasah mendapatkan dukungan moral dan spiritual yang kuat dari lingkungan keluarga” ujarnya.
Ia berharap DWP dapat menjadi wadah untuk saling menginspirasi, memperkuat kerja sama, menjaga kekompakan, terus proaktif menyelaraskan program kerjanya dengan agenda besar kemenag dan dapat membangun citra positif instansi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua DWP Kemenag Pringsewu, Imelda Carolia, dalam sambutannya mendorong seluruh anggota untuk terus berkarya dan berkiprah secara aktif dalam berbagai kegiatan organisasi. Ia menekankan pentingnya menjalankan program-program DWP secara konsisten dan berdampak nyata.
Menurut Imelda, anggota DWP juga memiliki peran penting dalam memberikan dukungan kepada suami sebagai aparatur Kementerian Agama, sekaligus terus meningkatkan kapasitas diri melalui pengembangan keahlian.
Selain itu, ia mengajak anggota untuk mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan di lingkungan DWP sebagai bagian dari upaya peningkatan kemandirian ekonomi.
“DWP harus menjadi ruang untuk berkembang, saling mendukung, dan memberikan manfaat, baik bagi keluarga maupun masyarakat,” pungkasnya. (Rls)






