Pastikan keamanan pangan disekolah, kemenag pringsewu gandeng BPOM gelar edukasi

Rabu, 8 April 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pringsewu- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggelar Sosialisasi Keamanan Pangan Sekolah dalam rangka Program Nasional Sekolah yang Membudayakan Keamanan Pangan Tahun 2026, Rabu, 8 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid (luring dan daring) ini dipusatkan di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Pringsewu dan diikuti oleh perwakilan sekolah dan madrasah. Sosialisasi bertujuan meningkatkan pengetahuan serta pemahaman komunitas sekolah terkait pangan aman, sekaligus mendorong kemandirian dalam membudayakan keamanan pangan melalui penerapan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluwarsa).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Balai Besar POM di Bandar Lampung, yang dalam hal ini diwakilkan Ketua Tim Informasi dan Komunikas Firdaus Umar, Kabid GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu , Kasubbag Tata Usaha Kemenag Pringsewu Ahmad Syafiudin, Kasi Pendidikan Islam M. Sakban, serta Ketua Kelompok Kerja Pengawas Madrasah H. Aceng royani.

Baca Juga:  Kemenag Pringsewu: "Satu Komando Wujud Menjaga Integritas"

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, H. Khuzil Afwa Kahuripan, dalam sambutannya menegaskan bahwa sekolah dan madrasah bukan sekadar tempat transfer ilmu, melainkan juga rumah kedua bagi peserta didik.

“Menjamin kesehatan anak melalui apa yang mereka konsumsi adalah bagian penting dari tanggung jawab kita bersama,” ujar Khuzil.

Ia menambahkan, tantangan kesehatan di tahun 2026 semakin kompleks. Menurutnya, upaya mencetak generasi Pringsewu yang cerdas dan berakhlak mulia tidak akan tercapai tanpa kondisi fisik yang sehat akibat konsumsi pangan yang aman.

Khuzil juga menekankan pentingnya menjadikan keamanan pangan sebagai budaya, bukan sekadar program sesaat. Ia mengajak seluruh elemen sekolah untuk berperan aktif, mulai dari pengelola kantin yang jujur dalam memilih bahan baku, guru yang terus mengedukasi siswa, hingga siswa yang mampu memilih jajanan bebas dari bahan berbahaya seperti boraks, formalin, dan pewarna tekstil.

Baca Juga:  Dua LSM Usut Dugaan Korupsi 6 OPD di Pringsewu

Ia mengapresiasi sinergi dengan BPOM sebagai langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat. “Sinergi ini adalah upaya kita bersama dalam mewujudkan Green and Healthy Madrasah dan Sekolah di Kabupaten Pringsewu,” terangnya.

Lebih lanjut, ia meminta kepala sekolah dan madrasah untuk menjalin kerja sama dengan puskesmas maupun BPOM setempat guna memastikan pengawasan kualitas pangan secara berkala. Edukasi keamanan pangan, juga perlu dimasukkan dalam kegiatan pembiasaan siswa, seperti sarapan bersama, media informasi sekolah, hingga pembentukan kader siswa peduli pangan.

Baca Juga:  Kemenag Pringsewu Inisiasi Pertemuan Lintas Organisasi Keagamaan

“Pastikan kantin memiliki standar kesehatan yang baik. Mari jadikan 2026 sebagai tonggak seluruh sekolah dan madrasah di Pringsewu menjadi pelopor keamanan pangan,” pungkasnya seraya membuka secara resmi kegiatan sosialisasi.

Sementara ketua tim informasi BPOM bandar lampung firdaus menyampaikan apresiasi setinggi tinggi nya kepada kemenag pringsewu yang telah melakukan terobosan guna menjamin kesehatan dan keselamatan siswa dikingkungan sekolah dengan menjamin makanan yang tersedia sudah sesuai standar dan terjamin keamanan nya.

“Kami mengapresiasi langkah kemenag pringsewu dengan meggandeng BPOM ini sebagai langkah strategis dan sejalan dengan visi BPOM dimana diharapkan ini bisa di terapkan secara masif ke semua tingkatan pendidikan di kabupaten pringsewu sehingga keamanan makanan yang di konsumsi oleh siswa betul betul terjamin kesehatan dan keamanan nya”,(darma)

Berita Terkait

Hadiri halal bihalal DWP kepala kemenag pringsewu tekankan pentingnya soliditas dan sinergi
Kemenag Pringsewu Inisiasi Pertemuan Lintas Organisasi Keagamaan
Pungutan Uang Komite Tiap Bulan SDN 1 Fajarisuk
Pemkab Pringsewu Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK 2026, Total Anggaran Rp29,2 Miliar
Kejari Pringsewu dan BPKAD Teken MoU Perdata dan Tata Usaha Negara
Proyek Rehab SMPN 1 Pardasuka Pringsewu Rp450 Juta Diduga Terbengkalai
Perkuat sinergi kemenag pringsewu audiensi dengan Polres pringsewu
GPN Lampung Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Dinas Pertanian Pringsewu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 21:24 WIB

GPN Lampung Soroti LHKPN Kadis Perindag Lampung Utara, Utang Naik 110 Persen

Senin, 6 April 2026 - 21:07 WIB

Berbekal CCTV, Polisi Ungkap Curat Motor DPRD di Pesawaran

Senin, 6 April 2026 - 20:24 WIB

Diduga Ada Aset Disembunyikan, GPN Soroti LHKPN Mantan Pj Bupati Lampung Barat

Kamis, 2 April 2026 - 17:40 WIB

Pengadaan Tanpa Tender Disorot, Dishub Tanggamus Terancam Dilaporkan ke KPK

Kamis, 2 April 2026 - 16:58 WIB

LSM PAGAR Lampung Soroti Pengelolaan Dana BOS SMAN 1 Kota Metro Tahun 2025

Rabu, 1 April 2026 - 16:19 WIB

Percepatan Lahan Lampung Sport Center Dikebut, Pemprov Siapkan PON XXIII 2032

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:15 WIB

Sekda Marindo Kurniawan Lantik Pejabat Pemprov Lampung 

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:19 WIB

Silaturahmi Tanpa Batas, Lapas Kotaagung Hadiri Halal Bihalal Virtual Kemenimipas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x